aplikasi inventaris barang

Tips Mudah Mengelola Stok Produk Dalam Bisnis Kopi

Persediaan barang dan bahan merupakan salah satu roda penggerak yang memiliki peran sangat penting didalam bisnis cafe. Dari beberapa persediaan barang inilah perusahaan anda bisa melakukan proses pembuatan makanan atau minuman untuk melayani permintaan pelanggan.

Bahkan melalui persediaan barang ini Anda bisa mengetahui menu apakah yang menjadi favorit dari pelanggan Anda. Yaitu dengan cara mengecek persediaan inventaris barang. Tentu saja memiliki pengelolaan stok yang baik akan membantu perusahaan melancarkan usaha cafe Anda.

Mengingat pentingnya fungsi dari inventaris barang terhadap fungsi bisnis, maka Anda harus mengelolanya dengan sistematis. Dengan begitu proses bisnis perusahaan Anda bisa berjalan dengan lancar.

Sehingga ini dapat meningkatkan peluang untuk memuaskan pelanggan Anda. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa pengelolaan inventaris barang pada bisnis cafe Anda, silahkan simak artikel di bawah ini.

Ketahui jenis persediaan barang

Pengelolaan persediaan barang akan lebih baik dan mudah dilakukan jika Anda menggolongkan jenis barang atau bahan bakunya terlebih dahulu. Jika secara umum jenis persediaan barang ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

Yang pertama berdasarkan tujuan atau kegunaan barang

  • Persediaan untuk dijual : di dalam persediaan barang yang penyimpanannya ditujukan untuk dijual, contohnya stok makanan dan minuman.
  • Bahan penolong : persediaan barang ini yang penyimpanannya digunakan untuk melengkapi produk yang dijual, contohnya sendok, garpu, dan tisu.
  • Persediaan untuk proses produksi : persediaan barang ini digunakan sebagai proses produksi, contohnya minyak goreng, gula, dan garam.

Kedua, dibedakan berdasarkan cara penyimpanannya, persediaan barang untuk bisnis cafe digolongkan menjadi lima, yaitu:

  • Buah-buahan dan sayur : biasanya barang ini digunakan sebagai bahan dasar sekaligus pelengkap, disimpan dalam lemari pendingin.
  • Barang chiller : persediaan barang atau bahan baku makanan yang tidak dalam kondisi beku, tapi harus disimpan dalam keadaan dingin, contohnya minuman.
  • Barang frozen : persediaan bahan ini disimpan dalam keadaan beku di freezer, misalnya saja daging.
  • Dessert dan soup : persediaan barang yang satu ini disimpan dalam lemari pendingin dan langsung disajikan.
  • Barang gudang : persediaan barang ini disimpan di dalam gudang, ini biasanya berupa barang jadi, barang dalam proses, bahan baku, bahan pokok dan sebagainya.

Ketiga, ada barang yang disimpan berdasarkan perputaran siklusnya, persediaan yang satu ini untuk bisnis cafe dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

  • Fast moving : persediaan barang ini yang memiliki periode permintaan yang relatif cepat untuk menunjang kebutuhan operasional, misalnya buku nota dan bahan makanan.
  • Slow moving : untuk persediaan barang yang satu ini disimpan dengan periode permintaannya yang relatif lambat, contohnya peralatan saji seperti piring dan mangkuk.

Kumpulkan data persediaan cafe

Setelah Anda menggolongkan jenis dari persediaan stok Anda, sesuai dengan penjelasan diatas. Yang kedua adalah mengumpulkan data persediaan sebaiknya selengkap mungkin, hal ini cukup penting perusahaan Anda lakukan.

Karena dapat mempermudah kegiatan menerima, menyimpan, ataupun mengeluarkan barang dari persediaan. Yang perlu Anda ketahui dalam pengumpulan data ini Anda harus lakukan dengan cermat atau secara akurat.

Karena ini akan menjadi landasan untuk menentukan angka persediaan barang selanjutnya. Dan pastikan jumlah barang yang disimpan didalam gudang sesuai dengan data.

Melakukan forecasting

Di dalam hal ini forecasting yaitu membuat perkiraan jumlah barang yang akan ditambahkan ke dalam gudang. Dan Anda bisa melihat data penjualan pada periode sebelumnya, ini dilakukan untuk melakukan forecasting.

Berikut ini kami berikan contohnya : Anda menggunakan 50 kg daging sapi per bulan selama dua belas bulan terakhir. Jadi kemungkinan besar Anda membutuhkan 50 kg daging sapi digunakan untuk bulan selanjutnya.

Tetapi disisi lain Anda perlu mempertimbangkan saat terjadi momen-momen khusus, yang akan mempengaruhi permintaan persediaan. Misalnya saja saat tahun baru, karena saat tahun baru banyak sekali anak muda yang ingin merayakan di cafe Anda.

Pisahkan barang lama dan baru

Jika perusahaan Anda masih memiliki persediaan barang lama, Anda dianjurkan untuk memisahkan dengan barang baru.

Sebaiknya Anda mengeluarkan atau menjual stok yang memiliki usia paling lama dahulu, apalagi jika inventaris barang ada yang mudah basi. Seperti buah buahan, susu, dan sebagainya langkah ini dilakukan untuk membantu Anda dari kerugian.

Cek sebelum barang disimpan

Jika perusahaan Anda sudah tahu berapa inventaris barang yang akan ditambahkan. Sebaiknya jangan buru-buru menyimpannya di gudang, alangkah baiknya jika Anda melakukan pengecekan kembali. Hal ini dilakukan agar membantu Anda mengetahui jika ada barang yang cacat.

Agar inventaris barang pada bisnis cafe Anda selalu terkelola dengan baik, Anda harus rutin melakukan pencatatan stok. Setiap ada barang keluar atau masuk, Anda juga dianjurkan untuk menghitung fisik barang persediaan bisnis cafe Anda. Selain itu, Anda dapat juga memanfatkan aplikasi inventaris barang seperti Mekari Jurnal

Mekari Jurnal adalah software akuntansi online berbasis cloud dengan laporan keuangan lengkap seperti Neraca keuangan, Arus kas, Laba-rugi, dan lainnya. Dengan begitu Anda akan lebih mudah dalam mengelola faktur, biaya, inventaris barang, sash link atau transfer secara langsung dalam aplikasi hingga melihat ringkasan bisnis dari smartphone. Jurnal dapat diakses di halaman berikut ini https://www.Mekari.com.

Semoga artikel cara mengelola inventaris barang dalam bisnis kopi Anda ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Terimakasih.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *